banner 728x250

Samsul Kusaini Terima Satya Lencana Karya Satya Dari Presiden Di HUT RI Ke 81 Tahun

MALANG — Dedikasi panjang dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) mendapat apresiasi. Samsul Kusaini, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menjadi salah satu dari 10 ASN Pemerintah Kabupaten Malang yang menerima penghargaan Satya lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut disematkan secara langsung oleh Bupati Malang, H.M. Sanusi, dalam rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Penghargaan Satya lencana Karya Satya diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, serta kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas negara.

Surat Keputusan (SK) pemberian penghargaan tersebut diterbitkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam SK yang dibacakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, tercatat sebanyak 10 ASN Kabupaten Malang menerima penghargaan atas masa dan dedikasi pengabdiannya.

Dari seluruh penerima penghargaan tersebut, Samsul Kusaini menjadi salah satu ASN yang memiliki masa pengabdian cukup panjang. Selama kurang lebih 30 tahun, ia menjalankan tugas sebagai abdi negara dan dipercaya mengemban amanah sebagai Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Singosari.

Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah menjelaskan, proses pemberian Satya lencana Karya Satya dilakukan melalui seleksi dan verifikasi yang cukup ketat.

Menurutnya, dari sekitar 400 ASN di seluruh Indonesia yang diajukan kepada Sekretariat Negara pada periode tersebut, Kabupaten Malang mengusulkan 10 orang dan seluruhnya dinyatakan memenuhi persyaratan.

“Setiap semester selalu ada pengajuan. Kabupaten Malang mengajukan 10 orang dan semuanya disetujui. Persyaratannya cukup ketat karena rekam jejak dan kondite setiap ASN diperiksa,” ujar Nurman.

Ia menambahkan, penerima penghargaan harus memenuhi sejumlah ketentuan, di antaranya memiliki rekam jejak yang baik, tidak pernah terlibat organisasi terlarang, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan ketentuan sebagai aparatur negara.

Selain itu, penerima juga harus melaksanakan tugas secara terus-menerus serta menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinan. Mereka juga dipastikan tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat sesuai peraturan perundang-undangan.

Bagi Samsul Kusaini, penghargaan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bupati Malang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai ASN.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden RI, Bupati Malang, serta semua pihak yang telah mendukung hingga saya mendapatkan penghargaan ini,” ungkap Samsul.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia berharap penghargaan Satya lencana Karya Satya yang diterimanya dapat menjadi pemacu semangat untuk terus mengabdi kepada negara, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.

“Semoga penghargaan ini semakin memacu semangat pengabdian kepada negara dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bagi kita untuk melanjutkan harapan dan cita-cita para pahlawan yang telah mendahului kita,” pungkasnya.

(Ananta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *