MALANG – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di Dusun III Sumbul Prodo, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Paguyuban RT/RW bersama muda-mudi setempat menggelar karnaval kemerdekaan pada Minggu (30/8/2026) yang berlangsung meriah, tertib, aman, dan lancar.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut mengambil titik start di wilayah RT 7/RW 8 dan berakhir di RT 3/RW 7. Sejak awal pelaksanaan, warga tampak antusias memadati sepanjang rute untuk menyaksikan beragam kreasi yang ditampilkan para peserta.
Karnaval menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Purwito yang mewakili Kepala Desa Klampok bersama perangkat Desa Klampok. Turut hadir Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Klampok, tokoh masyarakat Bapak Wari, tokoh agama, Linmas, serta masyarakat Dusun Sumbul Prodo.

Purwito saat ditemui awak media menyampaikan bahwa kegiatan karnaval tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.
“Ini merupakan bentuk rasa syukur kita dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain untuk memeriahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerukunan antarwarga,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat, khususnya di Dusun Sumbul Prodo dan Desa Klampok secara umum.
“Harapannya, melalui kegiatan seperti ini, kerukunan, persatuan dan kesatuan masyarakat semakin kuat. Kebersamaan harus terus dijaga agar suasana lingkungan tetap aman, nyaman dan harmonis,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang pelaksanaan karnaval. Berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian sehingga suasana perayaan kemerdekaan semakin semarak.
Dengan dukungan masyarakat, perangkat desa, aparat keamanan, Linmas, serta seluruh pihak yang terlibat, kegiatan karnaval dapat berlangsung hingga selesai dalam keadaan aman dan kondusif.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kebersamaan, gotong royong, kerukunan, serta kepedulian untuk menjaga persatuan di tengah masyarakat.
(Ananta)










