Malang – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib menghadiri Production Center Malang Inauguration PT Beiersdorf Indonesia, yang berlangsung di jalan raya desa randu agung Kecamatan Singosari, Kamis (20/8/2026) pagi. Kehadiran fasilitas produksi ini diharapkan semakin memperkuat investasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan masyarakat Kabupaten Malang.
Sebelum mengikuti rangkaian seremoni peresmian, Wakil Bupati Malang berkesempatan meninjau langsung area produksi PT Beiersdorf Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, Wabup melihat fasilitas dan proses produksi, termasuk area produksi produk NIVEA, serta memperoleh gambaran mengenai penerapan teknologi, standar keamanan, kualitas, dan proses kerja yang diterapkan perusahaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib ,Executive Board Beiersdorf Global Remon A.Mirt , Presiden Direktur Beiersdorf Indonesia Vincent Wamery,Manajer Umum Indonesia Sawan Malik ,wakil kepala kedutaan besar Jerman Oliver Sparling , jajaran kepala dinas kabupaten malamg serta Camat dan Forkopimcam Singosari atau yang mewakili.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan investasi PT Beiersdorf Indonesia di Kabupaten Malang. Menurutnya, investasi tidak hanya dilihat dari besarnya nilai modal yang masuk, tetapi juga dari kemampuan investasi tersebut dalam menghadirkan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.
“Investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, kami berharap kehadiran PT Beiersdorf Indonesia dapat memberikan dampak yang luas, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, tumbuhnya usaha-usaha pendukung, serta terbukanya peluang kemitraan dengan pelaku UMKM dan dunia usaha di Kabupaten Malang,” ujar Wabup.
Ia berharap keberadaan Production Center Malang juga menjadi ruang bagi terjadinya transfer pengetahuan, teknologi, dan standar kerja global kepada sumber daya manusia di daerah. Kabupaten Malang, lanjutnya, memiliki modal kuat untuk mendukung pengembangan industri, mulai dari sumber daya manusia yang besar, kawasan industri dan ekonomi yang terus berkembang, hingga posisi strategis di Jawa Timur.
Namun demikian, seluruh potensi tersebut harus dikelola dengan prinsip kemudahan berusaha, kepastian pelayanan, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.
“Sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Malang dalam RPJMD Tahun 2025–2029, kami terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan investasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”
Pemerintah memberikan kepastian dan pelayanan terbaik. Dunia usaha memberikan investasi, inovasi, kesempatan kerja, serta kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Production Center Malang PT Beiersdorf Indonesia. Ia berharap fasilitas tersebut dapat tumbuh menjadi pusat produksi yang modern, inovatif, berdaya saing global, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Malang .
Peninjauan area produksi yang dilakukan sebelum seremoni peresmian tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk melihat secara langsung aktivitas industri dan penerapan standar produksi PT Beiersdorf Indonesia. Hal ini diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya Production Center Malang, Pemerintah Kabupaten Malang berharap investasi PT Beiersdorf Indonesia dapat memberikan multiplier effect bagi daerah, baik melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi SDM, pertumbuhan sektor usaha pendukung, maupun kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kes.
(Ananta)














