banner 728x250

Bukan Sekadar Peringatan, Maulid Nabi di Masjid Budi Irianti Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan Di Lawang

MALANG – Lantunan shalawat dan suasana penuh keakraban mewarnai Masjid Budi Irianti Polsek Lawang, Minggu (30/8/2026) malam. Ba’da Maghrib, masjid yang selama ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat persinggahan masyarakat dan pengguna jalan tersebut, dipenuhi suasana religius dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Mengangkat tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW, Menguatkan Ukhuwah, Menebarkan Karomah”, kegiatan ini menjadi ruang untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi berbagai elemen masyarakat di wilayah Lawang.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Lawang Kompol Lutfi, SH., M.Si., Danramil Lawang Kapten Cke Kacung, Camat Lawang Nur Sholeh, S.STP., M.M., owner PT Tri Surya Plastik Lawang HM Siswanto, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhayangkari, serta sejumlah awak media.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa semangat Maulid Nabi tidak hanya menjadi milik satu kelompok, tetapi menjadi momentum bersama untuk membangun persaudaraan dan kepedulian di tengah masyarakat.

Kapolsek Lawang Kompol Lutfi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh undangan dan masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Mudah-mudahan melalui momentum ini kita dapat meneladani Rasulullah SAW, baik akhlaknya, kepeduliannya maupun semangat beliau dalam membangun persaudaraan,” kata Kompol Lutfi.

Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai persaudaraan, saling membantu, menghormati sesama, serta menjaga kerukunan menjadi bagian penting yang perlu terus ditanamkan.

Selain berbicara mengenai makna Maulid Nabi, Kompol Lutfi juga menyoroti keberadaan Masjid Budi Irianti yang memiliki fungsi lebih luas bagi masyarakat.

Masjid tersebut, kata dia, terbuka untuk umum. Tidak sedikit pengguna jalan yang melintas di kawasan Lawang kemudian memanfaatkan masjid untuk melaksanakan ibadah sekaligus beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

“Masjid Budi Irianti ini bukan hanya untuk masyarakat yang ingin beribadah. Para pengguna jalan juga bisa singgah, melaksanakan ibadah dan beristirahat. Masjid ini terbuka untuk umum,” ungkapnya.

Ia menyebut keberadaan masjid tersebut tidak terlepas dari perhatian dan inisiatif HM Siswanto yang turut mendorong hadirnya tempat ibadah sekaligus ruang yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, HM Siswanto mengaku bersyukur dapat kembali menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama berbagai elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, di kesempatan ini kita masih bisa melaksanakan Maulid Nabi bersama-sama dalam keadaan sehat. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk terus bersama-sama dan ringan tangan membantu sesama,” ujar HM Siswanto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Muspika Lawang, Polsek Lawang, Koramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhayangkari, serta seluruh pihak yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan.

Bagi HM Siswanto, semangat Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada acara dan peringatan semata. Nilai yang diajarkan Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan membangun kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Budi Irianti pun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Dari masjid yang terbuka bagi siapa saja itu, pesan sederhana kembali ditegaskan: meneladani Rasulullah bukan hanya dengan mengenang kelahirannya, tetapi juga dengan menghadirkan akhlak dan kebaikannya dalam kehidupan sehari-hari.

(Ananta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *