banner 728x250
Berita  

Deklarasi Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya Dengan Humanity Dan Sosial Justice

KOTA MALANG
Deklarasi Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya dengan mengusung tema “Humanity & Social Justice” di Hotel Trio Indah 2, di Kota Malang, Minggu (9/8/2026)

Deklarasi yang dihadiri Pendiri Yakuza Maneges, Den Gus Thuba Topo Broto Maneges, bersama jajaran pengurus pusat beserta lintas komunitas tersebut menjadi konsolidasi organisasi sekaligus komitmen untuk mengembangkan gerakan sosial yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan sosial.

Hari Simplek ketua umum Yakuza Maneges menegaskan bahwa deklarasi tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tetapi keberadaan organisasi harus dibuktikan melalui kerja nyata dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat luas .

“Ini bukan sekadar target organisasi, tetapi sebuah ikhtiar untuk membangun gerakan sosial spiritual yang semakin terarah, semakin matang, dan semakin nyata manfaatnya bagi masyarakat,
Malang-Pasuruan Raya merupakan deklarasi ketiga dalam rangkaian konsolidasi Yakuza Maneges. Organisasi tersebut menargetkan 15 wilayah melakukan deklarasi sebelum Januari 2027, ujar Hari

Hari juga menekankan pentingnya membangun organisasi sebagai ruang perubahan. Latar belakang maupun masa lalu seseorang yang tidak semestinya menjadi alasan untuk menghakimi, sepanjang proses perubahan tetap diarahkan pada akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap norma dan hukum.

Sementara itu Ketua Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya, Imron Hamzah, menegaskan bahwa kepemimpinan organisasi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Pataka adalah kehormatan, tongkat kepemimpinan adalah amanah, dan deklarasi adalah tanggung jawab,” ujar Imron

Ia mengatakan Yakuza Maneges akan mendorong kegiatan sosial dan pendampingan masyarakat dengan tetap menghormati hukum. Organisasi, lanjutnya, bukan aparat penegak hukum maupun institusi negara.
Yakuza Maneges bukan negara dan bukan aparat penegak hukum. Kami hadir sebagai mitra yang konstruktif, bukan sebagai kompetitor, ungkapnya .

Salah satu agenda penting dalam deklarasi tersebut adalah penandatanganan MoU antara Yakuza Maneges dan Komnas PA Jawa Timur. Kerja sama itu diarahkan untuk memperkuat pendampingan dan perlindungan anak, termasuk anak yang menjadi korban kekerasan.

Imron juga membuka ruang sinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, lembaga penegak hukum, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia usaha, hingga media dalam menangani berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, semakin besar organisasi berkembang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijaga, Tutupnya

Deklarasi tersebut sekaligus menempatkan Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya pada tahap baru konsolidasi organisasi. Tantangannya kini bukan sekadar memperluas jaringan, tetapi membuktikan Humanity & Social Justice menjadi kerja sosial yang nyata, terukur, dan bertanggung jawab

(Ananta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *