banner 728x250

Baskomas , DLH Dan PT Bentoel Inisiasi Gerakan ALIR, Kali Bodo Jadi Simbol Kepedulian Lingkungan

Malang – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Sekitar 300 peserta dari berbagai unsur turun langsung ke aliran Kali Bodo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (2/6/2026), dalam kegiatan River Clean Up bertajuk ALIR (Aksi Lestari untuk Revitalisasi Sungai).

Kegiatan yang diinisiasi oleh BASKOMAS (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam upaya menjaga kebersihan sungai dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, pelaku usaha, relawan hingga warga setempat tampak bahu-membahu menyusuri aliran sungai untuk mengangkat sampah dan material yang berpotensi mencemari ekosistem.

Aksi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan peserta, sambutan, doa bersama, penyerahan simbolis alat kebersihan, foto bersama, hingga pelaksanaan pembersihan sungai.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Malang, Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CTMP., menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

Menurutnya, tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan sektor swasta.

“Menjaga alam harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk memastikan lingkungan tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari dunia usaha. Area Sustainability Manager Lead PT Bentoel Prima, Bisma Prawira, menyampaikan bahwa keberlanjutan sumber daya air merupakan aspek penting yang perlu dijaga bersama.

Ia menjelaskan, program ALIR menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan di wilayah Singosari, khususnya Desa Banjararum dan Randuagung.

“Kami berharap gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai serta lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih sungai memiliki nilai edukasi yang besar sekaligus menjadi sarana membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan karena membawa pesan positif tentang pentingnya menjaga alam dan menjadi contoh bagi generasi muda,” tuturnya.

Kegiatan ALIR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Camat Singosari, Pemerintah Desa Banjararum, Lanal Malang, Menarmed 2 Kostrad, Koramil Singosari, Lanud Abdulrachman Saleh, Perhutani, Perum Jasa Tirta, BPBD, PDAM, Dinas Lingkungan Hidup, kelompok tani, mahasiswa, komunitas lingkungan, relawan, hingga masyarakat sekitar.

Semangat kebersamaan yang tercipta selama kegiatan menunjukkan bahwa menjaga sungai dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang dikerjakan secara gotong royong. Melalui ALIR, BASKOMAS bersama seluruh peserta ingin menegaskan bahwa sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dirawat dan dijaga keberlangsungannya agar tetap bersih, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat sekarang maupun generasi yang akan datang.

(Ananta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *