banner 728x250
Berita  

Wujudkan Ketertiban dan Pelayanan Prima, Ojek Konvensional Arjosari Sepakat Bertransformasi Jadi “Ojek Tradisional”

Malang || Minitor Sigap.com__.

Guna menciptakan ketertiban dan kenyamanan di kawasan Terminal Arjosari, Malang, telah digelar rapat koordinasi penting antara pihak pengelola terminal dengan para pengemudi ojek konvensional pada Senin, 16 Juni 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di ruang rapat Terminal Arjosari. Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Babinkamtibmas, Babinsa, serta para pengemudi ojek konvensional yang selama ini beroperasi di dalam area terminal.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menandai langkah awal pembenahan layanan moda transportasi lanjutan di Terminal Arjosari. Salah satu poin menarik adalah kesediaan para pengemudi ojek untuk bertransformasi secara citra dan sistem, dari sebutan “ojek pangkalan” menjadi “Ojek Tradisional” — sebuah nama yang dinilai lebih humanis dan menarik minat penumpang.

Dalam semangat perubahan ini, para pengemudi ojek tradisional sepakat untuk:

Tertib dan taat terhadap aturan terminal.

Mengenakan seragam khusus berupa rompi identitas, hasil swadaya mandiri, yang mencantumkan nama, nomor urut, serta kategori layanan (R2 atau R4).

Berpenampilan rapi, berpakaian sopan dan memakai sepatu, tidak diperkenankan lagi menggunakan sandal jepit saat bertugas.

Menempati satu titik lokasi khusus sebagai area tunggu, tidak lagi berkumpul di area penurunan penumpang bus.

Sistem penjemputan penumpang akan diatur oleh dua koordinator (R2 dan R4) yang memanggil pengemudi sesuai antrian dan kebutuhan penumpang.

Tarif akan disesuaikan secara wajar dan manusiawi, dengan pengawasan ketat oleh koordinator agar tidak merugikan penumpang.

Penerapan aturan baru ini berlaku sejak kesepakatan ditandatangani. Untuk atribut rompi identitas, para pengemudi diberikan waktu hingga maksimal 21 Juni 2025 untuk melengkapinya secara mandiri.

Langkah ini diapresiasi sebagai bentuk sinergi positif antara komunitas transportasi tradisional dan pihak terminal dalam upaya meningkatkan pelayanan publik serta menjaga ketertiban area transportasi. Terminal Arjosari kini meneguhkan diri sebagai simpul transportasi yang ramah, aman, dan tertib bagi seluruh pengguna jasa.(Billy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *