banner 728x250

Pesantren Kilat Dan Peresmian Masjid Cahaya Surga 13 Klampok Hadirkan Spirit Ramadhan

Malang – Momentum Ramadhan 1447 Hijriah dimaknai dengan penuh rasa syukur oleh warga Dusun Kebonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Minggu (22/2/2026) sore, Masjid Cahaya Surga Tiga Belas resmi dioperasikan secara penuh sekaligus dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama.

Acara yang berlangsung mulai pukul 17.45 WIB hingga 18.50 WIB tersebut dihadiri pengelola masjid Gus Sugi Nur, Kepala Desa Klampok Jefry Arnast , Aiptu Amir selaku Bhabinkamtibmas Desa Gunungrejo, Briptu Krisna Bhabinkamtibmas Desa Klampok, Sertu Anton Babinsa Klampok, serta sekitar 40 jamaah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan kultum menjelang waktu berbuka, buka puasa bersama dan sholat Maghrib berjamaah, kemudian ditutup dengan doa. Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan penuh khidmat.

Dalam sambutannya, Gus Nur mengungkapkan bahwa peresmian kali ini menjadi penanda rampungnya pembangunan lantai atas masjid. Sebelumnya, pada Ramadan tahun lalu, masjid tersebut baru difungsikan sebagian karena masih dalam tahap renovasi.

“Alhamdulillah sekarang sudah selesai seluruhnya. Masjid ini kami buka 24 jam untuk siapa pun yang ingin beribadah, belajar, atau melakukan aktivitas keagamaan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak pengelola menyediakan makanan sederhana secara cuma-cuma bagi jamaah yang bermalam. Khusus selama Ramadan, tersedia layanan buka dan sahur gratis bagi siapa saja yang datang.

“Masjid ini adalah rumah umat. Kami ingin semua merasa diterima dan dilayani dengan baik,” tuturnya.

Pada hari yang sama, Masjid Cahaya Surga 13 juga memulai program pesantren kilat selama tiga hari. Sekitar 40 peserta dari berbagai daerah seperti Surabaya dan Jakarta turut ambil bagian. Bahkan, seorang ibu dan anak asal Swiss ikut belajar dan singgah di masjid tersebut.

Harapannya, masjid ini ke depan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ikon Desa Klampok sebagai destinasi wisata religi yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar serta memperkuat jalinan silaturahmi.

Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol tumbuhnya semangat kebersamaan dan pelayanan umat yang terus dijaga di tengah keberkahan Ramadhan.

(Ananta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *