SDN 1 Tumpang, Bupati Malang Tegaskan Mutu Pendidikan Harus Merata
MALANG || minitorsigap
Komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan kembali ditegaskan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke SDN 1 Tumpang, Kecamatan Tumpang, Senin (26/1).
Dalam kunjungannya, Bupati Sanusi menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak boleh hanya terpusat pada sekolah unggulan semata, tetapi harus dirasakan secara adil oleh seluruh satuan pendidikan tanpa memandang besar-kecilnya jumlah siswa maupun status sekolah.

Di SDN 1 Tumpang, Bupati Malang menyaksikan secara langsung proses pembelajaran berbasis budaya dan penguatan karakter. Para siswa menampilkan Tari Cucuk Lampah serta pertunjukan seni yang mengangkat kisah sejarah Candi Jago, sebagai bagian dari implementasi kearifan lokal dalam dunia pendidikan.
Menurut Sanusi, pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan budaya lokal seperti yang diterapkan SDN 1 Tumpang merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan identitas budaya anak-anak,” ujarnya.
Dalam dialog bersama para guru, Sanusi menegaskan bahwa Pemkab Malang menargetkan peningkatan prestasi akademik secara merata di seluruh sekolah. Ia menyebut capaian nilai kelulusan rata-rata minimal 9 sebagai salah satu indikator mutu pendidikan yang harus terus diupayakan bersama.
“Sekolah kecil maupun sekolah unggulan harus maju seiring sejalan. Tidak boleh ada ketimpangan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Sebelum mengunjungi SDN 1 Tumpang, Bupati Malang juga menyambangi SDN 1 Pulungdowo yang memiliki jumlah siswa terbatas. Di sekolah tersebut, Sanusi menegaskan bahwa sekolah dasar dengan jumlah siswa di bawah 60 orang tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk melalui evaluasi dan penataan agar layanan pendidikan tetap optimal.

Agenda kunjungan di Kecamatan Tumpang ditutup di SMPN 1 Tumpang, yang sekaligus menjadi momentum peresmian Ruang Kelas Baru Tahun Anggaran 2025. Pada kesempatan itu, Bupati Malang juga memberikan apresiasi atas prestasi siswa serta mendukung deklarasi sekolah ramah anak dan anti perundungan.
Bupati Sanusi berharap, SDN 1 Tumpang dan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Malang dapat menjadi lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkualitas sebagai fondasi mencetak generasi unggul di masa depan.
“Pemerataan pendidikan adalah kunci membangun Kabupaten Malang yang berdaya saing,” pungkasnya.
(Red)














